Tipe Orang Yang Beribadah Haji Dan Umroh

Kategori │Umroh

Tipe Orang Yang Beribadah Haji Dan Umroh - Ada sejumlah macam Tipe tipe seseorang mengemban Ibadah Haji dan Umrah. Bukan melulu di Indonesia saja, tetapi diseluruh penjuru dunia. Titel haji tidak sedikit dianggap kramat dan merasa berwibawa serta menaikkan status sosial seseorang. Baik, anda tinggalkan sejenak masalah demikian. Kita berpulang pada Tipe Orang Naik Haji.




Baca juga : Persamaan Dan Perbedaan Haji Dan Umroh Dari Segi Pengertian, Hukum, Rukun

Memang secara potensial, haji dapat dinilai sebagai ibadah tertinggi, maksudnya merupakan, empiris haji dapat membuka kesempatan untuk mengirimkan seseorang untuk kesadaran ketuhanan sebagai puncak dari destinasi hidup menjadi “ibaad al-rahman” (Q.S: Al-Furqan [25]: 63-77).

Konsep “ibaad al-rahman” dapat disebut dengan "Haji Mabrur", sebagaimana sabda Nabi SAW, “Haji mabrur tiada balasan yang layak baginya kecuali surga.”

Baca juga : Niatkanlah Menjalankan Ibadah Umroh Ibadah Kepada Allah SWT

Tidak banyak calon jamaah haji yang tidak mengidamkan gelar "Ibadur rahman/mabrur". Meski Pemberian gelar ini ialah otoritas dan Allah yang menilai. Namun, bukan berarti insan tidak diberi peluang oleh Tuhan untuk berjuang meraihnya. Realitanya, haji mabrur bisa dicandra melewati perilaku Pak Haji atau Bu Hajjah sepulang dia berhaji, apakah perbuatannya semakin baik, atau statis (tidak berubah), atau malah kian buruk dan Sombong.?




Lihat juga :
> http://pakarseo.wagomu.id/e60567.html
> http://seojakarta.logdown.com/posts/7800416-hal-romantis-saat-melakukaan-ibadah-umroh-bersama-pasangan-halal
> http://seoworks.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/194911
> http://pakar-seo-blog.logdown.com/posts/7800412/biaya-ibadah-umroh-dan-haji-naik-5-di-tahun-2018
> http://sigithermawan.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/185801
> http://ernawati.wagomu.id/e60561.html

Secara sederhana, haji mabrur dapat ditafsirkan sebagai haji yang tidak sekadar mengisi rukun, kewajiban, dan sunnah-sunnah haji secara teknis fiqhiyah, tetapi lebih dari tersebut berimplikasi pun pada penambahan kualitas kesalehan baik individual maupun sosial, vertikal maupun horisontal, ibadah mahdlah maupun ibadah ijtima’yah, sepulangnya ke Tanah Air.

Pertanyaannya, Apakah layak kita mencantumkan gelar haji (mabrur) kepada sejumlah orang yang berperilaku kontradiktif dengan nilai-nilai ketuhanan (god mentality) dan doktrin haji yang sudah dia lakukan? Pasalnya, gelar haji yang disandang sama sekali belum merubah Sikapnya dan belum berimplikasi positif terhadap perilakunya sehari-hari.

Lihat juga :
> http://seoplus.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/174940
> http://seoquake.wagomu.id/e60556.html
> http://puri-orchard.logdown.com/posts/7800333-cara-mudah-mengetahui-biro-travel-umroh-yang-amanah
> http://seobook.wagomu.id/e60545.html
> http://sigithermawan.over-blog.com/2018/06/tips-menabung-untuk-bisa-ibadah-umroh-di-umur-30an.html
> http://seoworks.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/020229
> http://seofriendly.logdown.com/posts/7800303-hal-wajib-dalam-memilih-agen-umroh

Banyak Contoh yang dapat dikaji, di antaranya masih tidak sedikit ditemukan pejabat yang bergelar haji terindikasi permasalahan kejahatan, laksana korupsi, pengebirian hak-hak rakyat dan sebagainya.

Menyaksikan gejala masih kukuhnya mentalitas negatif semua elit penguasa anda yang notabene beberapa besar bergelar haji, tampaknya terdapat yang butuh dikoreksi oleh semua calon haji. Bisa jadi harta yang mereka pakai untuk berhaji ialah syubhat (masih diragukan kehalalannya) atau bahkan cerah haramnya. Misalnya, hasil menindas, menipu, korupsi, atau praktek kolusi.

Kemungkinan beda yang menjadi hal pemicu tetap suburnya perilaku negatif ialah karena kekeliruan niat dalam berhaji. Artinya, ibadah yang dilaksanakan bukan sebab mencari rida Allah yang tersimpul dalam predikat haji mabrur. Dalam konteks inilah, minimal ada sejumlah jenis tipikal haji yang dapat kita cermati.

Lihat juga :
> http://pakarseo.wagomu.id/e60543.html
> http://seojakarta.logdown.com/posts/7800300-inilah-cara-umroh-berbiaya-murah-ala-backpacker
> http://seoquake.wagomu.id/e60538.html
> http://seoplus.hatenadiary.com/entry/2018/06/19/193325
> http://pakar-seo-blog.logdown.com/posts/7800157/langkah-mudah-untuk-ibadah-umroh-di-usia-muda
> http://seoinc.hatenablog.com/entry/2018/06/19/072326
> http://sigithermawan.hatenadiary.com/entry/2018/06/19/065745
> http://seobook.wagomu.id/e60531.html
> http://master-seo.over-blog.com/2018/06/yang-harus-dilakukan-dan-jangan-dilakukan-selama-ibadah-umroh.html

Pertama, tipe haji wisata. Orang yang berhaji model ini ingin beranggapan, tanah suci ialah objek wisata layaknya Gunung Bromo, Pantai Sanur, Menara Eiffel, Patung Liberty, Tembok Besar Cina, dan sebagainya. Tidak heran, yang berpengaruh di alam impian | fantasi | angan-angan | fiksi | khayal nya ialah keindahan, kenyamanan, dan angan-angan hiburan.

Di samping itu, yang terbenak di pikirannya ketika berkeinginan kembali ke Tanah Air ialah oleh-oleh apa yang bakal dibawa guna tetangga dan sanak keluarga, foto-foto laksana apa yang bakal dipertontonkan dan cerita-cerita dahsyat apa yang akan diceritakan kepada sanak saudara serta tetangga. Tipe ini laksana Ibadah Haji melulu sebatas "Haji Plesiran".

Kedua, tipe haji bisnis. Tipe haji ini yakni mengambil peluang dalam kesempitan. Haji adalahurusan akhirat. Karenanya, penghayatannya mesti lebih berorientasi untuk kehidupan akhirat. Bagaimana dapat menghadap Allah secara ikhlas andai orientasi untung rugi pelajaran terselip di dalam hati.

Lihat juga :
> http://ernawati.wagomu.id/e60530.html
> http://sigithermawan.over-blog.com/2018/06/tips-aman-daftar-haji-umroh.html
> http://sigithermawan.hatenablog.com/entry/2018/06/18/074904
> http://puri-orchard.logdown.com/posts/7800014-suntik-vaksin-untuk-ibadah-umroh-dan-haji
> http://masterseo.blogolink.com/billet/tips-pergi-haji-umroh-plus-106547.html
> http://seoin.wagomu.id/e60486.html
> http://onseo.blogolink.com/billet/apa-saja-yang-perlu-diketahui-mengenai-paket-umroh-106534.html
> http://seoin.wagomu.id/e61041.html
> http://master-seo.over-blog.com/2018/06/standar-biaya-umroh.html
> http://pakarseo.wagomu.id/e60477.html

Contohnya ialah mereka yang ditunjuk pemerintah sebagai petugas haji boleh pun kita kategorikan ke dalam tipikal ini. Tugas mereka semestinya melayani hal jemaah haji, bukan justeru mengambil peluang untuk berhaji. Akibatnya, tidak sedikit urusan jemaah haji yang terabaikan dan terbengkalai sebab sibuk dengan ‘ibadahnya’ sendiri.

Ketiga, tipe haji pamer, Tipe haji yang di kerjakan orang yang telah terlalu kaya dan riya di Indonesia, Sampai 100x Haji namun kelakuannya tidak berubah, bertambah citra baik di masyarakat dan pamer harta kekayaan dengan Foto Selfie di Depan Kabah Menjadi Salah Satu tanda tipe haji ini.

Keempat, tipe haji politik. Sama Halnya dengan tipe haji pamer bakal tetapi, tipe haji yang lebih diorientasikan guna meraih prestasi, prestise, dan hegemoni politik. Karena, bagaimana pun, gelar haji dapat mendongkrak kedudukan sosial seseorang. Target utama haji tipe ini ialah keterpikatan kantung suara umat Islam terhadap sosok yang sengaja dia desain menjadi seolah relijius. Biasanya, sesudah ambisi politik tercapai, Pak Haji Politik ini bakal kembali laksana aslinya, yakni korup, arogan, otoriter, menindas, dan tidak mempedulikan massa pendukungnya tetap dalam belitan ekonomi, kebodohan, dan sebagainya.

Kelima, tipe haji mabrur. Tipe berikut yang dikehendaki Allah SWT. Indikasinya tampak dari adanya penambahan ibadah baik ritual maupun sosial, vertikal maupun horisontal, Setelah berhaji.

Lihat juga :
> http://seoplus.hatenadiary.com/entry/2018/06/13/201820
> http://seoquake.wagomu.id/e60436.html
> http://seofriendly.logdown.com/posts/7799716-sudah-yakin-biaya-murah-agen-travel-perjalanan-haji-dan-umroh-bukan-penipu
> http://sigithermawan.hatenadiary.com/entry/2018/06/13/172719
> http://singaseo.blogolink.com/billet/umroh-backpacker-semi-backpacker-dan-regular-106372.html
> http://seobook.wagomu.id/e60427.html
> http://pakar-seo-blog.logdown.com/posts/7799640/makna-umroh
> http://seoinc.hatenablog.com/entry/2018/06/13/122319
> http://seoinc.hatenablog.com/entry/2018/07/05/025943
> http://masterseo.blogolink.com/billet/beberapa-perbedaan-paket-umroh--106334.html

Langkah mula dalam menggapai haji mabrur ialah meluruskan semangat (niat) dan menanamkan kesediaan serta ketawakkalannya semata-mata sebab Allah SWT. Ciri Haji Mabrur tampak dari Sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa yang keluar melaksanakan haji, kemudian dia menjaga perkataannya dari hal-hal yang kotor (rafats) dan tidak berbuat kefasikan, maka ia datang ke dunia ini seperti bayi yang baru dilahirkan dari rahim ibunya.” (HR. Bukhari).

Alangkah ruginya kita mengerjakan amal ibadah haji dengan bersusah payah, mengerahkan tidak sedikit pengorbanan jasmani dan materi, tetapi kemabrurannya hilang sebab kesalahan semangat atau niat, laksana riya’ (pamer), ‘ujub (membanggakan diri sendiri), takabbur (sombong), dan sebagainya.

Oleh karena itu, meluruskan niat dalam haji adalahkewajiban. Dalam urusan ini, tidak terdapat salahnya bila anda belajar pada Abu Yazid al-Bistami, salah seorang figur sufi. Abu Yazid pernah berujar, “Pada perjalanan haji yang kesatu, saya melulu melihat lokasi tinggal Tuhan; pada yang kedua, saya menyaksikan rumah Tuhan dan pemilik-Nya; dan pada perjalanan haji yang ketiga, saya melulu melihat Tuhan saja.” Artinya, niat haji hanyalah sebab Tuhan semata.

Selain Itu Denatour Juga Melayani Segala Tour dan Umroh dibawah ini :
Umroh tahun Baru VIP
Umroh Desember VIP
Umrah Promo Tahun Baru
Umroh Promo Desember
Umroh Turki Tahun Baru
Umroh Dubai Tahun Baru
Umroh Al Aqsa Tahun Baru
Umroh Plus Rusia Scandinavia
Umroh plus Eropa Tahun Baru
Umroh plus Spain Maroco
Tour Eropa Muslim Promo
Tour Turki Promo
Tour Turki Cairo Alexandria
Tour Korea Korea Muslim
Tour Jepang Muslim Tahun Baru
Tour China Muslim Tahun Baru
Tour Korea Uzbekistan
Tour Amerika Muslim
Tour Australia Muslim
Tour Hongkong Shenzen Macau
Tour Amerika Canada
Tour Australia New Zealand
Tour Rusia Balkan

Untuk keterangan umroh desember 2018 lebih lanjut, Silakan Kontak Dena Tour Travel (Berpengalaman 23 Tahun) : Jl. Condet Pejaten No. 16, Pejaten Barat, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12510

(Chat WhatsApp) Abdullah HP – WA : 0878-7745-7475 atau Khusnul HP – WA : 0813-1649-3669 atau ask@denatours.com

Web Web Resmi Kami :
https://www.denaumrah.com
https://www.denaumroh.com
https://denatour.co.id





  • Niatkanlah Menjalankan Ibadah Umroh Ibadah Kepada Allah SWT

    Kategori │Umroh

    Niatkanlah Menjalankan Ibadah Umroh Ibadah Kepada Allah SWT - Saya berniat Umroh! Saudaraku, semoga kalimat tersebut dapat dijadikan sebagai tonggak dalam hati bahwa anda berniat betul-betul untuk mengemban umroh di tahun mendatang. Selanjutnya anda setia merawat niat itu dengan sekian banyak action supaya Allah Yang Maha Kaya, segera memberangkatkan anda berumrah ke Tanah Suci, aamiin.




    Baca juga : Inilah Keistimewaan Dari Ibadah Umroh

    Labbaik
    Allahumma Labbaik
    Labbaika
    Laa syariika laka labbaik
    Innal hamda wa nikmata laka wal-mulka
    Laa syarii ka laka.

    Aku datang memenuhi panggilan-Mu
    Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan-Mu
    Aku datang memenuhi panggilan-Mu
    Tidak ada sekutu bagi-MU, aku datang memenuhi panggilan-Mu
    Sesungguhnya segala puji, nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu
    Tidak ada sekutu bagi-Mu

    Lihat juga :
    > http://www.cruzroja.es/creforumvolint_en/user/profile/19510.page
    > https://github.com/denatourumrah
    > https://readthedocs.org/projects/denatourumrah
    > https://www.kdpcommunity.com/s/profile/005f4000002iq6b
    > https://disqus.com/by/denatourumrah
    > https://gitlab.com/denatourumrah
    > https://labs.maarch.org/denatourumrah
    > https://gitlab.nektar.info/denatourumrah
    > https://savannah.gnu.org/people/resume.php?user_id=123697
    > https://www.surveymonkey.com/r/KPYCC5P

    Itulah kalimat talbiyah yang perlu anda gemakan di hati kita supaya niat berangkat umroh dapat terus menggelora. Kalimat tersebut pun selalu anda dengar di tanah air bilamana kita menghadiri walimatussafar saudara atau tetangga yang bakal berangkat ibadah umroh dan haji. Untuk mereka yang segera berangkat ke Tanah Suci, tentunya menikmati kesyahduan tersendiri ketika mengumandangkannya. Hatinya bakal bergetar penuh kecintaan dan syukur. Sudah terbayang di pikiran mereka perjalanan yang sarat nikmat ke Baitullah.

    Baca juga : Manfaat Beribadah Umroh Di Saat Usia Muda

    Lantas apa yang terbersit di pikiran kita yang baru berniat di hati dan belum dapat berangkat? Hambar? Biasa-biasa saja? Atau terdapat perasaan lain? Ingin menyusul mereka segera? Semoga yang terakhir ialah jaawabannya. Semoga segera bias menyusul mereka.




    Lihat juga :
    > https://www.dell.com/community/user/viewprofilepage/user-id/3477171
    > https://www.emailmeform.com/builder/form/HdbN38365ZfMT0X
    > https://www.lexisnexis.com/lextalk/members/denatourumrah/default.aspx
    > http://www.gamcare.org.uk/users/denatourumrah
    > https://speakerdeck.com/denatourumrah
    > https://www.liveinternet.ru/users/denatourumrah
    > https://gitlab.cs.univie.ac.at/denatourumrah
    > https://www.intensedebate.com/people/denatourumrah
    > https://framasphere.org/people/4549b780427001364db42a0000053625
    > https://www.wantedly.com/users/71650996

    Bagi saya sendiri, dengan latar belakang pemahaman keislaman family yang pas-pasan, krenteg hendak naik haji atau berumroh baru terbersit ketika ikut ngaji. Itu pun hanya letupan-letupan kecil yang timbul tenggelam. Hingga saya mulai bekerja keinginan tersebut masih redup tak terpelihara. Bahkan tidak jarang hilang dan tidak terpikir lagi sama sekali. Tertutupi oleh kegiatan mencari rejeki dunia. Ya…saya memang baru sebatas ingin. Sebuah pancaran sekedar hendak naik haji dam umroh saja. Belum mengarah ke kata “ingin” sesungguhnya, “ingin sekali” atau “cita-cita” inginkan naik haji atau umroh. Apalagi mengarah ke berniat naik haji, masih paling jauh.

    Keinginan guna naik haji atau berangkat umroh, seberapapun kecilnya, saya kira telah menjadi fitrah manusia. Khususnya umat muslim yang taat di semua planet bumi ini. Karena kemauan naik haji atau berangkat umroh adalahpanggilan hati nurani dalam upaya mendekatkan diri untuk Rabbi empunya jiwa dan raga ini. Namun kemauan naik haji atau berangkat umroh, meski melulu sebesar biji zarrah atau sekecil atom ialah modal yang paling berharga. Bisa dibayangkan bila anda sebagai muslim, tak secuil atom juga memiliki kemauan naik haji atau berangkat umroh. Sungguh nestapa dan mengenaskan.

    Ingin berangkat umroh dalam kontek umum, memang agak lain dengan kontek judul film Emak Ingin Naik Haji. Yang kesatu ialah hanya sebatas ingin. Sementara dalam film tersebut, Emak telah memiliki kemauan yang besar. Emak sudah berangan-angan dan mematri di hatinya untuk dapat naik haji. Bahkan Emak telah berniat naik haji, bukan sekedar hendak naik haji. Berdasarkan keterangan dari saya sih…ingin berangkat umroh bertolak belakang dengan berniat umroh. Banyak diantara anda mencampur-adukkan keduanya.

    Lihat juga :
    > https://bible.org/users/denatourumrah
    > https://www.threadsmagazine.com/profile/denatourumrah
    > http://languagebox.ac.uk/profile/7164
    > https://about.me/denatourumrah
    > http://pixelhub.me/denatourumrah
    > https://twinoid.com/user/9762833
    > https://framagit.org/denatourumrah
    > https://colivre.net/denatourumrah/wisata-muslim-australia-tour-idul-fitri
    > https://www.referralkey.com/denatourumrah
    > https://logopond.com/denatourumrah/profile/293809

    Misalnya anda ditanya seorang rekan atau ustadz, “Ingin berangkat umroh, enggak?”

    Jawabnya tentu kor. “Ingiiin!”

    Namun ketika ditanya, “Sudah berniat berangkat umroh?” Jawabnya tidak jelas, dengan beragam dalil sebagai ganti kata “belum” atau “nanti dulu”.

    Ungkapan “ingin” (sekedar lamis, hanya di bibir, suatu ungkapan datar-datar saja) berangkat umroh, menurut keterangan dari saya, melulu sekedar impian bolong. Terwujud syukur, tidak terwujud pun tak bersedih. Tidak terdapat action apa-apa. Ya, serupa-serupa dengan nato (not action talk only) atau omdo (omong doang). Keinginan itu tidak dipedulikan saja apa adanya, tanpa diasuh atau dilanjutkan dengan perbuatan apapun. Meski ini juga patut disyukuri daripada hampa tak mempunyai harapan sama sekali. Sementara niat, telah masuk ke relung hati dan terpahat. Selanjutnya dibuntuti sebuah action. Suatu rencana etape demi tahap cocok kemampuannya, lahiriyah dan bathiniyah.

    Langkah simpel misalnya, ya membuka simpanan haji dan umrah. Menghadiri undangan walimatussafar tetangga, kawan dan kolega, atau pengajian seputar haji dan umroh. Membaca buku-buku haji umroh dan mengekor berita-berita umrah. Juga ikut (bukan ikut-ikutan) manasik haji dan umrah.

    Ada yang lebih gampang lagi. Beli poster gambar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kemudian pasang di lokasi yang gampang dipandangi, biar kecintaan hati menggelora. Biar rasa hendak tadi berubah jadi hendak banget sampai-sampai menggedor-gedor hati guna mulai melangkah. Mengalami metamorphosa menjadi niat yang menggebu-gebu. Tips satu ini kita boleh tersenyum (aneh) alias tak percaya. Tapi saran saya, jajaki saja lakukan! Insya Allah Anda bakal memetik keajaiban.

    Namun pasti saja niat ibadah umroh tidak jarang kali disandarkan untuk Allah SWT semata, bukan untuk yang lain. Bukan sebab hati merasa panas, terdapat seorang bawahan dan tetangga yang berangkat umroh. Bukan pun karena merasa malu diakibatkan seluruh keluarga telah berumroh. Atau karena hendak mendapat status di lingkungan lokasi kerja, lokasi dinas atau di lingkungan lokasi tinggal.

    Apakah terdapat orang berangkat umroh dan haji, sebab salah satu hal diatas? Jawabnya, tidak jarang kali ada. Karena itulah tugas syaitan, untuk tidak jarang kali menggoda manusia supaya niat-niat mulia menjadi terbelok. Misalnya, seseorang yang inginkan berangkat umroh atau haji, melangsungkan acara walimatussafar besar-besaran. Memasang tenda dan mengundang seluruh tetangga dan majelis taklimnya. Nah, pada ketika hari H berangkat ternyata Allah SWT memutuskan lain. Rombongan umrohnya tidak berangkat sebab satu dan beda hal.

    Lihat juga :
    > http://myfolio.com/denatourumrah
    > https://www.fontshop.com/people/dena-tour-umrah
    > http://en.clubcooee.com/users/view/denatourumrah
    > https://bandcamp.com/denatourumrah
    > http://www.dannychoo.com/en/profile/denatourumrah
    > https://slides.com/denatourumrah
    > https://www.behance.net/denatourumrah
    > https://medium.com/@denatourumrah
    > https://sketchfab.com/denatourumrah
    > https://codepen.io/denatourumrah

    Orang itu merasa malu luar biasa. Sehingga sejumlah hari tidak mau terbit rumah, tidak mengekor sholat berjamaah dan tidak jarang kali marah-marah untuk keluarga. Inilah di antara ujian Allah SWT, benarkah niat anda berangkat umroh melulu karena Allah SWT? Bukan karena hendak mendapat pujian semua tetangga? Niat baik memang selalau dicegat oleh pasukan syaiton.

    Bagaimana, apakah Anda telah menancapkan niat naik haji atau berangkat umroh karean Alloh SWT? Bila telah alhamdulillah. Mari anda jaga niat itu dengan action nyata, sesuai keterampilan kita. Minimal laksana apa yang saya kerjakan diatas. Bila guna naik haji masih terbayang jauh, paling tidak ayo kita niatkan untuk dapat berangkat umroh secepatnya.

    “Ya Allah, ijinkan hambamu dapat melaksanakan ibadah umroh mendatang. Aamiin”.

    Selain Itu Denatour Juga Melayani Segala Tour dan Umroh dibawah ini :
    Umroh tahun Baru VIP
    Umroh Desember VIP
    Umrah Promo Tahun Baru
    Umroh Promo Desember
    Umroh Turki Tahun Baru
    Umroh Dubai Tahun Baru
    Umroh Al Aqsa Tahun Baru
    Umroh Plus Rusia Scandinavia
    Umroh plus Eropa Tahun Baru
    Umroh plus Spain Maroco
    Tour Eropa Muslim Promo
    Tour Turki Promo
    Tour Turki Cairo Alexandria
    Tour Korea Korea Muslim
    Tour Jepang Muslim Tahun Baru
    Tour China Muslim Tahun Baru
    Tour Korea Uzbekistan
    Tour Amerika Muslim
    Tour Australia Muslim
    Tour Hongkong Shenzen Macau
    Tour Amerika Canada
    Tour Australia New Zealand
    Tour Rusia Balkan

    Untuk keterangan umroh desember 2018 lebih lanjut, Silakan Kontak Dena Tour Travel (Berpengalaman 23 Tahun) : Jl. Condet Pejaten No. 16, Pejaten Barat, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12510

    (Chat WhatsApp) Abdullah HP – WA : 0878-7745-7475 atau Khusnul HP – WA : 0813-1649-3669 atau ask@denatours.com

    Web Web Resmi Kami :
    https://www.denaumrah.com
    https://www.denaumroh.com
    https://denatour.co.id